Analisis konsumsi listrik Maroko 2017 dengan Python (Jupyter Notebook) & Power BI. Meliputi preprocessing, statistik dasar, korelasi faktor lingkungan, serta pola harian, mingguan, tahunan. Insight: Zona 1 konsumsi tertinggi, suhu paling berpengaruh, puncak siang & malam.
# Data Analytics Final Project - Morocco Electricity Consumption Analysis
Proyek ini menganalisis konsumsi listrik di Maroko pada tahun 2017 menggunakan dataset dari Maven Analytics.
Analisis dilakukan dengan **Python (Jupyter Notebook)** untuk data preprocessing & eksplorasi, serta **Power BI** untuk visualisasi interaktif.
Laporan akhir disusun untuk menjelaskan metodologi, hasil, dan insight utama.
## Dataset
- Sumber: Maven Analytics (UCI Machine Learning Repository)
- Periode: Tahun 2017
- Jumlah data: 61.755 baris dengan 9 atribut
- Atribut utama:
- Datetime (pencatatan tiap 10 menit)
- Temperature, Humidity, WindSpeed
- PowerConsumption_Zone1
- PowerConsumption_Zone2
- PowerConsumption_Zone3
## Analisis
Dilakukan dengan Python pada Google Colab (lihat `analysis.ipynb`):
- **Data Preprocessing**: konversi datetime, handling missing values, tetap mempertahankan outlier karena relevan.
- **Basic Statistics**: mean, median, max, min, boxplot.
- **Korelasi**: Pearson correlation antara faktor lingkungan (suhu, kelembaban, angin) dan konsumsi listrik.
- **Regression**: simple linear regression suhu terhadap konsumsi listrik.
- **Time Series**: pola harian, mingguan, dan musiman.
## Dashboard Power BI
File Power BI: `morocco-consumption.pbix`
## Insight Utama
- **Zona 1** → konsumsi listrik tertinggi dan stabil (median ~32.265 watt), kemungkinan area industri/komersial.
- **Zona 2** → tingkat menengah (~20.823 watt), lebih fluktuatif, indikasi semi-komersial/campuran.
- **Zona 3** → terendah (~16.415 watt) dengan banyak outlier, menunjukkan karakter residensial.
- **Faktor Lingkungan**:
- Suhu → faktor paling dominan (semakin tinggi suhu, konsumsi meningkat).
- Kelembaban → pengaruh negatif lemah.
- Kecepatan angin → pengaruh sangat kecil.
- **Pola Harian** → dua puncak konsumsi: siang (~13.00) & malam (~20.00).
- **Pola Mingguan** → konsumsi menurun pada hari Minggu, terutama di Zona 1 & 2.
- **Pola Musiman** → puncak konsumsi di musim panas (Juli–Agustus), t …