Bahasa Batak Toba merupakan salah satu bahasa yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial budaya masyarakat Batak. Namun, di tengah perkembangan zaman, terutama dengan hadirnya teknologi dan media sosial, muncul kekhawatiran terhadap keberlanjutan penggunaan bahasa Batak Toba, terutama di kalangan generasi muda, yakni Generasi Z (Gen Z). Di Kota Medan, yang merupakan pusat populasi Batak Toba, fenomena penurunan penggunaan bahasa Batak Toba semakin terasa. Penelitian ini bertujuan untuk menggali penyebab dan dampak lunturnya bahasa Batak Toba di kalangan Gen Z, serta upaya yang dapat dilakukan untuk melestarikan bahasa tersebut.