Artikel ini membahas sebuah penelitian tentang integrasi teknologi Vision Language Model (VLM) dalam proses penilaian karya siswa di tingkat sekolah menengah pertama. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran (mixed methods) untuk mengeksplorasi efektivitas VLM dalam mendukung penilaian yang masif dan objektif, sekaligus menyelaraskannya dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka dan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL).
Studi ini melibatkan beberapa tahap utama, mulai dari pengumpulan data tentang tantangan penilaian yang dihadapi guru, pengembangan sistem berbasis VLM, pengujian efektivitas sistem melalui perbandingan dengan penilaian manual, hingga pengumpulan umpan balik dari guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi VLM berhasil meningkatkan kualitas pembelajaran dan efisiensi penilaian.
Temuan utama penelitian ini meliputi:1. Peningkatan efisiensi waktu dan tenaga dalam proses penilaian2. Penilaian yang lebih konsisten dan objektif3. Kemampuan VLM dalam menilai jawaban esai sesuai tingkat kesulitan dan kemampuan siswa4. Tingkat kepuasan guru yang tinggi terhadap penggunaan VLM
Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang potensi sinergi antara Kurikulum Merdeka dan teknologi pembelajaran modern seperti VLM. Integrasi VLM dalam penilaian karya siswa dapat menjadi langkah awal dalam transformasi pendidikan di Indonesia menuju pembelajaran yang lebih inovatif, efisien, dan berkualitas.